peralatan kandang ayam broiler, peralatan kandang ayam petelur, peralatan kandang ayam bandung, peralatan kandang ayam broiler close house, peralatan kandang ayam lampung, peralatan kandang ayam bekas, peralatan kandang ayam close house, peralatan kandang ayam di medan, peralatan kandang ayam modern,

Pilih Lokasimu, Temukan Bibit Terbaik

DOCBroiler.com adalah perintis dan satu-satunya marketplace bagi pencari dan penjual berbagai macam bibit DOC pilihan dari seluruh Indonesia.

Penjual Bibit Terbaik

Harga DOC Terbaru



Harga DOC HARI INI


info hrga DOC broiler
up date terkini
Doc broiler Wonokoyo super harga 740/box Doc CP Phokphand 707 harga 720/box. jantan sierad 1xxx minimal 10 box
Partai minimal 10 box kalau ngecer di bawah 10 box+300 perak
untuk fast respon cepat 087851643241 Fitrah Rizali area jawa Timur


langsung hubungi kami
STOCK TERBATAS
RESPON CEPAT Broiler
0853 2879 1280 Yusuf Doc (Soloraya)

DOC Pejantan
0878 3517 5970 Risma yp

Sejarah Ayam Broiler

28749_107347012766047_511914316_n

 

doc broiler, doc broiler hari ini, doc broiler super, doc broiler platinum, doc broiler pejantan, doc ayam kampung super, doc ayam pedaging, doc ayam pejantan, doc ayam peelur, jual bibit doc di semua pilihan.

Sekalipun galur murninya sudah diketahui sejak tahun 1960-an, yakni ketika peternak mulai memeliharanya, sebenarnya ayam broiler baru dikenal menjelang 1980-an. Namun, ayam broiler komersial seperti yang banyak beredar sekarang ini baru populer pada periode 1980-an. Semula, ayam yang dipotong adalah ayam petelur seperti ayam white leghorn jengger tunggal. Namun, saat masyarakat luas masih banyak yang antipati terhadap ayam broiler karena sudah terbiasa dengan ayam kampung terus berkembang sehingga pemasaran ayam broiler menjadi sulit. Peternak ayam broiler yang baru membuka usahanya menjadi prihatin dan mengalami kerugian. Hingga pada akhir periode 1980-an, pemegang kekuasaan mencanangkan penggalakn konsumsi daging ayam untuk menggantikan atau membantu konsumsi daging ruminansia yang saat itu semakin sulit keberadaannya. Kondisi pun berbalik, kini banyak peternakan ayam broiler bangkit dan peternak musiman bermunculan seiring meningkatnya permintaan akan ayam broiler. Dari sinilah, ayam broiler komersial atau broiler final stock mulai dikenal dan secara perlahan terus diterima orang sebagai ayam konsumsi.

 

Kekaguman orang dan minat pemodal semakin tergugah setelah mengetahui bahwa ayam broiler dapat dijual sebelum umur 8 minggu karena pada umur tersebut bobot tubuhnya hampir sama dengan tubuh ayam kampung berumur sekitar satu tahun. Masyarakat pun jadi mengenal ayam broiler sebagai ayam pedaging saingan baru ayam kampung dengan rasa khasnya yang empuk dan berdaging banyak.

 

Kelebihan dan kekurangan antara ayam broiler dan ayam kampung di kemudian hari ternyata salaing melengkapi dan tidak lagi saling bersaing karena masakan khas daerah seperti ayam goreng mbok berek, ayam goreng kalasan, atau rendang ayam memerlukan penggodokan lama dan tetap membutuhkan ayam kampung yang berdaging liat, seperti diketahui bahwa ayam broiler akan hancur dalam proses penggodokan yang lama. Sedangkan untuk masakan lainnya, ayam broiler sudah menjadi menu rutin di berbagai kalangan.

 

Beberapa peternak mengeluh bahwa memelihara ayam broiler itu repot dan tidak tahan penyakit. Sebenarnya hal ini tidak akan terjadi bila manajemen yang ditetapkan benar. Konsumen di Indonesia ternyata sudah lekat dengan ayam kampung sehingga sulit menerima ayam broiler yang besar itu. Perkembangan selanjutnya mengacu pada tersebut. Ayam broiler dipasarkan pada bobot hidup antar 1,3-1,6 kg per ekor ayam yang dilakukan pada umur ayam 5-6 minggu karena ayam broiler yang terlalu berat akan sulit terjual.

 

Akibat pemasaran ayam broiler yang demikian, pada periode tahun 1970-an hingga 1980-an bermunculan peternak yang memelihara ayam jantan petelur dwiguna bagaikan ayam broiler, tujuannya jelas untuk daging. Ayam jantan petelur dwiguna ini memang dapat diambil dagingnya karena dipelihara sama seperti ayam broiler. Sebagai ayam jantan tentu pertumbuhannya lebih cepat, walaupun masih kalah dengan pertumbuhan ayam broiler. Kini jelas bahwa anggota ayam pedaging tidak hanya satu, namun tetap broilerlah yg menjadi acuan utama ayam pedaging.

 

Ayam jantan petelur dwiguna menjadi alternatif lain untuk ayam broiler yang kala itu sulit diperoleh bibitnya. Perlu diketahui bahwa bila penetasan ayam petelur kira-kira 50% jantan dan 50% betina. Untuk petelur komersial yang final stock digunakan ayam betina, bukan jantan. Dahulu yang jantan dibakar begitu saja akibat tidak lau dijual dan tidak mungkin diternakkan. Namun, akibat sulitnya DOC (day old chick) broiler dan didukung oleh selera konsumen Indonesia, membuat ayam jantan petelur dwiguna dimanfaatkan dan diperlakukan sama seperti ayam broiler. Tidak heran bila saat itu ayam jantan petelur dwiguna lambat laun naik daun dan laku terjual. Bahkan, kala itu harganya menyamai DOC ayam broiler.

 

Hingga kini, ayam broiler telah dikenal masyarakat Indonesia dengan berbagai kelebihannya, antara lain hanya 5-6 minggu sudah bisa dipanen. Hal inilah yang membuat banyak peternak musiman ikut beternak, terutama di kala harga ayam tinggi. Akibatnya, hingga saat ini pengadaan DOC broiler tetap saja berfluktuasi karena pada saat persediaan meningkat, harga DOC turun dan aka naik lagi bila permintaan meningkat lagi. Sampai saat ini, anggota ayam pedaging tetaplah ayam broiler, yakni ayam broiler yang berwarna putih dan cepat tumbuh.

Sumber: http://jatiwirayam.blogspot.com/2012/03/budidaya-ayam-pedaging-broiler.html

 

[social_share style=”bar” align=”horizontal” heading_align=”inline” text=”Bagikan” facebook=”1″ twitter=”1″ google_plus=”1″ linkedin=”1″ pinterest=”1″ link=”http://docbroiler.com/?p=87″ /]

Recent Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

DOC Broiler | Pilih Lokasimu Temukan Bibit Terbaik | Bibit ayam super © 2017 Frontier Theme